Posted in Random Thoughts

One Day (or Another) Let the Music Take Control

Awalnya ada seseorang yang diam-diam memberikan naskah film One Day kepada Anne Hathaway, aktris Amerika kelahiran Brooklyn yang senyum lebarnya mirip Julia Roberts. Karakter utama film itu adalah muda mudi Inggris dengan setting film yang direncanakan juga sebagian besar diambil di Britania Raya. Nggak heran kalau sang sutradara, Lone Scherfig tidak memiliki keinginan untuk memakai aktris Amerika untuk memerankan Emma, karakter wanita utamanya.

Setelah membaca naskah itu, konon Hathaway rela terbang ke London untuk berbicara langsung dengan sang sutradara. Rupanya aktris Amerika ini terpikat dengan ceritanya. Saat berbicara dengan Scherfig, Hathaway menjelaskan mengapa ia adalah orang yang tepat untuk memerankan Emma. Apakah Hathaway berhasil meyakinkan Scherfig? Ternyata tidak karena ia  menggambarkan pertemuan itu sebagai salah satu pertemuan terburuk yang pernah terjadi dalam hidupnya. Ia merasa tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk meyakinkan sutradara wanita itu.

Namun di akhir pertemuan, Hathaway menulis daftar lagu dan memberikannya kepada Scherfig agar ia mendengarkannya. Alasannya karena entah mengapa di pertemuan itu Hathaway merasa tidak mampu mengkomunikasikan apa yang seharusnya ia sampaikan dan ia merasa lagu-lagu itulah yang justru mampu menggambarkan apa yang ingin disampaikannya.

Scherfig betul-betul mendengarkan lagu-lagu di dalam daftar dan kita sudah tahu apa keputusannya karena kita melihat Emma, gadis beraksen Yorkshire diperankan oleh Hathaway (walaupun banyak kritisi menilai aksen Yorkshire Hathaway di film itu jadi satu dari 10 worst fake British accent).

Meyakinkan orang lain tentang sesuatu yang kita anggap benar atau tentang sesuatu yang kita rasakan memang tidak selalu mudah. Bicara empat mata, berhadapan face to face malah sering bikin grogi karena kata-kata yang ada di kepala macet, ngambek nggak mau keluar. Bersyukurlah kita dengan kehadiran musisi yang dengan kreatifitasnya bisa jadi jembatan untuk mengungkapkan niat, perasaan, angan-angan, protes, unek-unek, dan masih banyak lagi.

So I say thank you for the music, the songs I’m singing

Thanks for all the joy they’re bringing

Who can love without it, I ask in all honestly

What would life be?

Without a song or a dance what are we?

So I say thank you for the music for giving it to me.

-Thank You for the Music, ABBA-

Advertisements

Author:

I'm the universe in ecstatic motion.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s